Kamis, 19 Oktober 2017

Menikmati Family Time Bersama Lapis Bogor Sangkuriang

gerai depan LBS Cibinong [dokpri]

Hari Sabtu, saatnya family time bagiku. Biasanya kegiatan rutin yaitu fokus bermain bersama anak dan tanpa pegang gadget. Nah, pada Sabtu yang lalu yaitu 14 Oktober 2017 aku mengajak anak berkeliling ke Cibinong. Diakhiri dengan sejenak mampir ke Lapis Bogor Sangkuriang yang kebetulan store di Cibinong ada di Ruko Galaxy Jalan Jakarta – Bogor. Tempat yang strategis karena dekat dengan Cibinong City Mall yaitu sekitar 150 meter.
Di hari tersebut kunjungan ku ke LBS Store Cibinong bertemu dengan Leadernya yaitu mbak Lina. Melalui mbak Lina aku diperbolehkan mengambil foto dan bertanya ke bagian frontliner ataupun cashier. Namun, mbak Lina mengingatkan agar tidak mengganggu pekerjaan staff karyawan tersebut saat melayani konsumen. Tentu saja donk, masa orang lagi melayani konsumen kok diganggu.. hehe..
Perjamuan pun aku nikmati dengan bertanya ke staff bernama Ahmad Zainal. Melalui Ahmad Zainal aku diperkenalkan dengan varian rasa yang terdapat di Lapis Bogor Sangkuriang (LBS). Varian tersebut antara lain yaitu Full Talas Keju, Original Keju, Chocovilla Keju, Teh Hijau Keju, Coco Pandan Keju, Brownies Keju, Strawberry Keju. Dari semua varian tersebut yang paling disuka oleh keluargaku terutama dua krucilku yaitu Original Keju. Kenapa mereka suka? Karena ada Kejunya yang selalu silahap langsung oleh mereka. Dan sisa lapis nya ditinggalkan untuk dimakan kemudian. Kebiasaan anak-anak yang memang suka dengan keju. 
varian LBS [dokpri]

Lapis Bogor ini memang sudah menjadi langganan bagi keluargaku. Berkat adanya lapis Bogor Sangkuriang maka jika ada saudara dari Sumatera datang ke Cibinong maka saat mereka balik pulang kampung ke Sumatera maka aku bersepakat bersama istri untuk membelikan oleh-oleh khas bogor berupa Lapis Bogor Sangkuriang. Begitulah yang kurasakan. Dan berujung ketika mereka balik lagi ke Cibinong, sudah pasti tujuan utama oleh-olehnya yaitu Lapis Bogor Sangkuriang, oleh-oleh murah harganya terjangkau oleh kantong yaitu sekitar Rp.29.000,- hingga Rp. 34.000,-.
Keunikan di LBS yaitu terletak pada kelembutan dari kue lapisnya. Memang sudah banyak sih kue lapis yang serupa dengan LBS namun menurutku tekstur dan kelembutannya masih nomor satu di LBS.
Hal lain yang begitu menggoda dari hasil jerih payah Rizka Wahyu Ramadhona selaku owner yaitu produk kue lapisnya ini pada sisi kemasan produk terdapat secuil tentang Bogor. Hal ini justru menambah eksotika bagi Bogor dengan julukan Kota Hujan. Istilahnya bagiku yaitu mbak Rizka ini ingin menambah ciri khas Bogor melalui kuliner Bogor. Sangat membantu pariwisata kepada semua.
LBS ini merupakan sebuah jerih payah mbak Rizka dalam berwirausaha dimulai dari menjual bakso hingga akhirnya menemukan cling di kuliner dengan kue lapisnya yang menawan. LBS yang diawal berdiri hanya dipasok berapa kotak penjualan saja saat membeli, namun kini gerai store yang sudah ada di LBS Padjajaran, LBS Jalan Baru, LBS Cibinong ini sudah bisa memenuhi permintaan konsumen. Namun terkadang sering kehabisan juga sich saat membeli. Nah, di gerai store Cibinong yang sering kukunjungi karena hendak membeli LBS ini yaitu sering kehabisan menu favorit keluargaku yaitu Original Keju. #hiks
ini kue kesukaannya, tp fotonya pecah.. #hiks [dokpri]

Nah, ketika perjamuan di LBS Cibinong pada Sabtu (14/10) silam, aku dimanjakan dengan varian baru yaitu chocovilla keju. Varian ini baru diluncurkan enam bulan yang lalu. Sebuah singkatan dari Chocolate Vanilla bertabur keju hingga menjadi nama Chocovilla Keju. Sebuah ide kuliner yang menarik dari LBS ini. Taburan khas cita rasa varian chocovilla benar-benar memanjakan lidah.
Ada varian baru lagi yaitu Original Ekstra Keju. Namun, saat mengunjung gerai store LBS di Cibinong aku tidak dapat menikmatinya. Gagal deh.. sepertinya menarik untuk mencoba varian yang baru tiga bulan dilaunching ini. Begitu sich menurut mbak Lina yang telah menjelaskan kepada ku tentang varian baru tersebut.
Tester di LBS Cibinong [dokpri]
 Dan pada LBS ini ternyata selalu ada karyawan di bagian tester yang setia untuk melakukan uji produk ke konsumen. Saat konsumen diberikan sebuah tester kue lapisnya maka konsumen didata dan ditanyakan tentang rasa dari varian yang dicoba. Dari sini rupanya bagian yang menggoda untuk mengetahui bagusnya kualitas produk yang benar-benar dijaga. Dalam sebuah webnya sih dikatakan “kepuasan pelanggan dengan melakukan analisis terhadap Lapis Mania sangat membantu Kami untuk mendefinisikan dan menciptakan inovasi yang baru,” dikutip dari lapisbogor.co.id
Nah, sang karyawan yang memberikan tester tersebut aku menikmati varian cocopandan keju saat itu. Ternyata rasa masih belum menurun masih nikmat untuk dinikmati. Aku menikmati dan anak-anakku yang ikut berkunjung ke LBS Cibinong juga menikmati bermain dan melihat kue LBS dan pernak-pernik dan kue lain ciri khas Bogor dan Jawa Barat. Dan ternyata sang anak-anakku berkata, “Bi.. Aku mau yang itu,” ucap anakku yang kecil diiringi telunjuk tangan mengarah kepada varian Original Keju.
Akhirnya kuakhiri agenda family time bersama dua anakku meskipun tanpa istri mendampingi (karena istriku sedang me time dengan dunianya.. hehe). Andai saja varian baru Original Ekstra Keju ada di gerai LBS Cibinong aku akan mencoba varian tersebut. Berpamitan dengan leader LBS Cibinong, mbak Lina, lalu Aku dan dua anakku pulang dengan membawa LBS Originel Keju yang menjadi favorit keluarga. #Nyummy...

dari kiri ke kanan: Teh Veny (blogger), mbak Lina (leader LBS Cibinong), Aku dan dua anakku [dok. mbak Lina]

Bisa juga kok melihat gerai LBS di medsosnya berikut:
Twitter : @lapisbogor
IG :  @lapisbogor

Untuk Info & Pemesanan. Call 1500 - 262 (Free Delivery) WA 0811-1500-262 (No Call)

Senin, 28 Agustus 2017

Contoh Laporan Hasil Belajar Prakondisi PLPG 2017



http://sasyazawafa.blogspot.co.id/2017/08/contoh-laporan-hasil-belajar-prakondisi.html
Silakan yg mau unduh laporan1, laporan2, laporan3, dan laporan4

Proses pelaksanan PLPG 2017 sudah berjalan sampai tahap Prakondisi, beberapa kelas PLPG 2017 sudah mulai bisa mengupload tugas mempuat laporan hasil belajar tahap satu, dua, tiga, dan empat. Pada pembuatan Laporan Prakondisi Periode satu ini para peserta PLPG 2017 diwajibkan untuk membuat laporan dari Sumber Belajar dan modul terkait mata pelajaran yang disertifikasi.
Laporan periode satu adalah para peserta membuat rangkuman atau resume dari materi yang sudah diberikan, materi yang harus dibuat laporan PLPG 2017 ini adalah materi yang berasal dari Pedagogik. Laporan periode dua adalah para peserta membuat rangkuman atau resume 1/3 dari materi yang sudah diberikan dari modul terkait mata pelajaran yang disertifikasi. Laporan periode tiga adalah para peserta membuat rangkuman atau resume 2/3 dari materi yang sudah diberikan dari modul terkait mata pelajaran yang disertifikasi. Laporan periode empat adalah para peserta membuat rangkuman atau resume 1/3 akhir dari materi yang sudah diberikan dari modul terkait mata pelajaran yang disertifikasi. Pada setiap laporan juga terdapat latihan yang juga dimasukkan dalam bab akhir pada laporan.
Berikut format laporan hasil pembekalan peserta PLPG 2017:


FORMAT  LAPORAN HASIL PEMBEKALAN PESERTA PLPG TAHUN 2017



Nama Peserta                       : ……………………………..


NUPTK                                    : ……………………………..


Nomor Peserta PLPG          :……………………………..


Bidang Studi Sertifikasi      : ……………………………..


Sekolah Asal                          : ……………………………..


I.      LAPORAN MENTORING PERIODE SATU


Sumber Belajar Pedagogik


A.      Ringkasan materi


1.      karakteristik potensi peserta didik,


2.      teori belajar,


3.      model model pembelajaran, dan


4.      penilaian


B.      Materi yang sulit dipahami


Uraikan materi yang menurut Anda sulit dipahami dalam bagian ini


C.      Materi esensial apa saja yang tidak ada dalam Sumber Belajar


Uraikan materi yang menurut Anda anggap esensial tetapi tidak dijelaskan dalam bagian ini


D.     Materi apa saja yang tidak esensial namun ada dalam Sumber Belajar


Uraikan materi yang menurut Anda tidak esensial tetapi dijelaskan dalam bagian ini


Berikut cara upload dan melihat perkembangan PLPG 2017:

Cara Upload Tugas PLPG 2017





  • Klik Laporan Kemajuan


  • Pilih File Laporan


  • Selesai

Catatan Penting

  • Masing-masing kelas mempunyai batas waktu upload tugas PLPG yang berbeda-beda, tergantung dengan permintaan Mentor di Kelas PLPG 2017
  • Laporan Kemajuan Belajar Mandiri, harus dikerjakan sendiri, tidak diperkenankan copy-paste milik peserta lain.
  • Perhatikan Batas Waktu Pengumpulan Tugas Belajar Mandiri PLPG 2017, jika melewati dari batas waktu yang ditentukan maka peserta tersebut tidak mempunyai Nilai untuk Tugas Laporan Belajar Mandiri PLPG 2017.
Setiap laporan ada batas waktu dalam pengerjaannya. Untuk melihat perkembangan, mentor akan memberikan nilai dan saran terkait laporan yang dibuat oleh peserta. Berikut beberapa contoh laporan (khususnya mapel sertifikasi matematika) yang bisa dilihat:
laporan periode satu: Pedagogik (silakan unduh)
laporan periode dua: 1/3 modul matematika silakan (unduh)
laporan periode tiga: 2/3 modul matematika (silakan unduh)
laporan periode empat: 1/3 akhir dari modul matematika silakan unduh)
silakan yang ingin mendownload semoga bisa menjadi panduan dalam pengerjaan.

Nah, kalau yang ini adalah format penilaian untuk mentor PLPG berikut sumber:
FORMAT PENILAIAN LAPORAN HASIL PEMBEKALAN PLPG


(Untuk Instruktur)



Nama Peserta                       : ……………………………..


NUPTK                                    : ……………………………..


Nomor Peserta PLPG           : ……………………………..


Bidang Stud iSertifikasi      : ……………………………..


Sekolah Asal                          : ……………………………..



Sumber Belajar Pedagogik/Bidang Studi*)


No
ASPEK
1
2
3
4
5
A.
Ringkasan Materi






1.        Kesesuaian uraian dengan isi sumber belajar






2.        Kejelasan uraian






3.        Kecermatan uraian






4.        Keruntutan uraian






5.        Penggunaan bahasa












B.
Materi yang sulit dipahami






1.        Kecermatan






2.        Kejelasan






3.        Ketepatan argumentasi












C.
Materi esensial yang tidak ada dalam Sumber Belajar






1.        Kecermatan






2.        Kejelasan






3.        Ketepatan argumentasi












D.
Materi tidak esensial namun ada dalam Sumber Belajar






1.        Kecermatan






2.        Kejelasan






3.        Ketepatan argumentasi












E.
Jawaban Latihan Soal Uraian






Ketepatan jawaban













Total Skor


Konversi (skala 100)




*) Coret yang tidak perlu


           ..........................………, ………...   2017


Penilai I,
---------------------------------------------------
Penilai II,
-------------------------------------------------
Petunjuk Pengerjaan Tugas


A.      Ringkasan Materi


Meringkas artinya menjadikan tulisan yang panjang menjadi pendek. Ringkasan berisi hal-hal pokok/penting dari sebuah tulisan. Penyajian ringkasan dapat berbentuk paragraf, tabel, atau mind mapping (peta konsep), dan sebagainya.


Pada kegiatan meringkas peserta prakondisi menyampaikan hal-hal penting dari bahan yang diringkas tanpa menambah pendapat pribadi atau pendapat ahli lain di luar apa yang tertulis pada bahan yang diringkas.


B.      Materi yang sulit dipahami


1.       Tuliskan materi yang sulit dipahami (apa dan pada bagian mana)


2.       Tuliskan alasan/argumen mengapa materi tersebut sulit dipahami


Penjelasan


Peserta menuliskan materi bacaan yang menurut peserta sulit dipahami (menunjukkan pada subbab mana, materi apa) disertai dengan alasan sebagai pendukung. Alasan yang diberikan bisa berupa kurangnya penjelasan, ilustrasi, contoh-contoh yang berkaitan dengan materi yang sulit dipahami.


C.      Materi esensial apa saja yang tidak ada dalam Sumber Belajar


1.       Tuliskan materi esensial (apa dan pada bagian mana)


2.       Tuliskan alasan mengapa materi tersebut esensial


Penjelasan


Esensial artinya mendasar, hakiki, perlu sekali. Pada kegiatan ini peserta menuliskan materi esensial (sesuai pendapat peserta) yang tidak terdapat pada Sumber Belajar (Modul).


Materi esensial pada sumber belajar dapat dikaitkan dengan kepentingan proses pembelajaran/tugas guru berdasarkan pengalaman guru atau dikaitkan dengan butir-butir kompetensi pedagogik pada permendiknas 16/2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru.


Untuk menentukan materi esensial, peserta dapat juga membandingkan dengan sumber lain.


Misalnya tentang model-model pembelajaran , peserta dapat membandingkan sumber Belajar (modul prakondisi) dengan Buku sumber Naskah pendukung implementasi kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2017


http://sasyazawafa.blogspot.co.id/2017/08/contoh-laporan-hasil-belajar-prakondisi.html


D.      Materi apa saja yang tidak esensial namun ada dalam Sumber Belajar


1.       Tuliskan materi yang tidak esensial (apa dan pada bagian mana)


2.       Tuliskan alasan/ argumen mengapa materi tersebut tidak esensial.


Penjelasan.


Tidak esensial artinya tidak mendasar, tidak hakiki, tidak perlu sekali. Pada kegiatan ini peserta menuliskan materi tidak esensial (jika ada) sesuai pendapat peserta yang terdapat pada Sumber Belajar (Modul).


Materi tidak esensial pada sumber belajar dapat dikaitkan (sebagai alasan/argumen) dengan kepentingan proses pembelajaran/tugas guru berdasarkan pengalaman guru atau dikaitkan dengan butir-butir kompetensi pedagogik pada permendiknas 16/2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru.


Untuk menentukan materi tidak esensial, peserta dapat juga membandingkan dengan sumber lain.


Misalnya tentang model-model pembelajaran , peserta dapat membandingkan sumber Belajar (modul prakondisi) dengan Buku sumber Naskah pendukung implementasi kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2017.

Setelah selesai laporan1 hingga laporan4 maka akan ada laporan akhir. Jika ingin melihat contoh laporan akhir (unduh), bisa dilihat di sini dan bahan presentasinya juga bisa diunduh di sini

Semoga Bermanfaat!!!